A 23yo filmmaker, with his own style!

Hi,

I would introduce one of my new buddy, Febian.

Ha! Sebenarnya saya sudah kenal dia sejak tahun lalu, waktu saya masih memegang rubrik film untuk Majalah HAI, saya memang sedang rajin-rajinnya berkenalan dengan banyak filmmaker lokal. Dan Febian salah satunya. Muda, dan berbahaya. 

Ya, ini nggak berlebihan. Rasanya pas saja. Perumpamaan ini selalu tepat untuk anak muda yang punya mimpi, dan pelan tapi pasti mewujdukan mimpinya, atau paling nggak, apa yang dia mau dan dia suka, dengan jalannya sendiri. 

Waktu kenal pertama kali, saya memang ingin mengangkat film Epic Java yang saat itu sudah mulai dibincangkan di berbagai media sosial. Ketika melihat teaser dan trailer-nya di Youtube, saya yakin banyak yang tertarik dan menunggu versi lengkapnya. 

Dan voila, tahun ini saya sudah mendengar kabar filmnya, yang bukan hanya sudah rampung, tapi mulai mampir di kota-kota besar di Indonesia untuk diputar di salah satu brand bioskop ternama. 

Itu pencapaian ciamik, menurut saya, untuk filmmaker lokal, dan yak, semuda dia. Ketika banyak filmmaker lainnya berusaha keras beride, mengumpulkan dana, membuat filmnya, dan yang paling sulit mungkin mencari lapak untuk menayangkannya, film buatan sendiri bisa masuk bioskop itu menurut saya prestasi.

Belum lagi, sponsor yang Febian dan tim, bernama Embara Films berhasil gandeng juga adalah pencapaian yang bagus. Sejujurnya dalam hal ini saya tidak melihat hasilnya. Saya memang masih sangat subjektif kalau soal komentar karya, termasuk film. Tapi saya suka taste Febian. Saya suka bagaimana dia mengemas karya-karyanya secara keseluruhan.

Tapi, silahkan disaksikan sendiri jika ada kesempatan, Epic Java, sebuah timelapse tentang pulau Jawa, yang kabarnya kini malah sudah sampai terbang ke London untuk ditayangkan di sana.

Dalam tautan post ini ada artikel yang saya tulis dan sudah rilis tentang film Epic Java, Embara Films, dan Febian Nurrahman Saktinegara teman baru (dan semoga langgeng, ya Bi! hehe) yang menurut saya punya caranya sendiri untuk bergerak, menikmati proses, berjalan, melompat, dan terbang untuk fokus mencapai tujuannya.

Good luck as always!

Traveler notes:

https://notes.urbanesia.com/p/epic-java-apa-indonesia-siap-dengan-travel-movie/

https://notes.urbanesia.com/p/urlocal-owner-embara-films/

Leave a Reply