Lima dari Lampung

“Lampung menjawabnya. Ketika kita butuh lari sejenak dari rutinitas, tapi tetap merasa dibatasi oleh faktor-faktor penghambat liburan seperti waktu luang dan uang, mari kita menyebrang ke tepi Sumatera!”

Ya. Menyebrang ke propinsi paling selatan Pulau Sumatera yang (masih)menjanjikan air laut berwarna tosca, langit biru berawan putih yang gemuk-gemuk, matahari terbit dan tenggelam bulat-bulat dan juga flora dan fauna yang makin langka kita temui di tanah negeri ini.

Asyiknya lagi, menyambangi daerah ini tidak memakan waktu lama, alias bisa dinikmati sebagai vakansi di kala weekend dengan budget di bawah satu juta Rupiah.

Tulisan di tautan berikut ini saya tulis dengan modal catatan perjalanan dan dokumentasi ke pulau Anak Krakatau, Umang-umang, dan Sebuku beberapa bulan lalu. Sisanya masih menelusur di situs pencarian dan semoga bisa segera bisa melipir ke sana di lain kesempatan.

Travelers note:

https://notes.urbanesia.com/p/lima-dari-lampung

Leave a Reply