Samalona, Surga di Tengah Selat Makassar

Kota satu ini jelas bukan kota biasa. Makassar adalah tujuan wisata yang bukan hanya jadi salah satu pilihan destinasi liburan selain Bali dan Lombok, tapi kini bisa jadi tempat wajib didatangi di Indonesia.

Kenapa? Karena selain memiliki makanan khas aneka daging yang lezat, seperti Konro dan Palu Basa, kota ini juga diam-diam memiliki potensi alam yang memukau. Asal saja kita jeli dan mau sedikit bertualang, Makassar bukan hanya menjanjikan wisata kuliner dan cinderamata unik dan beragam, namun pulau-pulau di seberang dermaga Losari juga menanti untuk jelajahi.

Salah satunya Pulau Samalona. Sebuah pulau kecil di Selat Makassar, tepatnya di sebelah barat daya pantai barat Sulawesi Selatan, namun secara administratif, pulau ini termasuk wilayah Kota Makassar. Posisi lebih detilnya adalah pulau ini berada di sebelah barat kecamatan Wajo, Makassar, berjarak sekitar 2 km dan bisa dilihat dengan jelas dari kecamatan tersebut.

Hanya sekitar dua sampai tiga puluh menit menyebrang dari dermaga Kayu Bangkoa di daerah Losari menggunakan perahu kayu bermesin boat tempel, kita sudah bisa melipir dan langsung menyelamkan kaki di airnya yang bening, dan terpukau dengan awan putih di langit birunya yang istimewa.

Perahu tersebut dapat disewa dengan harga sekitar Rp 300.000 untuk perjalanan menyebrang pulang dan pergi dengan kapasitas sampai dengan 10 orang penumpang.

Di Pulau Samalona yang tidak begitu luas terdapat rumah makan, musolah, mini market, dan beberapa penginapan yang bisa disewa. Biasanya, seturun dari perahu, kita akan disambut oleh warga yang menawarkan penginapan, makan siang, atau penyewaan gazebo untuk melepas lelah.

Menikmati makan siang buatan warga di sana dengan kisaran harga Rp 150.000 untuk lima orang, kemudian menghabiskan waktu hingga sore hari di tepi pantainya yang tenang dijamin sudah cukup menyegarkan badan dan pikiran kita. Selanjutnya, kembali ke Losari di kala petang dan melanjutkan aktivitas di Makassar pun bisa dilakukan dengan perasaan senang.

Bagaimana? Penasaran dengan surga tersembunyi milik Makassar ini? Silahkan berkunjung ke Pulau Samalona, dan nikmati keistimewaannya.

Happy smart traveling*!

Tulisan ini sebenarnya sudah saya tulis Juni tahun lalu, dan sudah terbit di urbanesia.com, tapi karena sedang dalam perbaikan situs urbanesia tidak bisa diakses, sedangkan banyak tulisan saya yang tertaut ke sana. Jadi, akan saya post ulang lagi pada travelmulu.com. Enjoy!

*smart-traveling is doing travel with full responsibility for everything you do to nature, local people, culture, and yourself during the trip.

Leave a Reply