4 Alasan Harus Menginap di HamuEco Dive Resort Raja Ampat

image

Pastikan traveling ke Raja Ampat masuk ke bucketlist 2016. Kenapa? Karena ini bukan cuma mimpi yang terlalu jauh buat jadi nyata! Ke Raja Ampat? Dekat!

Tadinya sih, saya juga tidak berpikir begitu. Tanah Papua jelas jauh dari kota saya, Jakarta. Tapi namanya masih di Indonesia, harusnya keinginan menyambangi daerah yang masih di bawah ‘atap’ negeri sendiri bukan mimpi yang terlalu tinggi rasanya.

Apalagi begitu tahu ada eco-friendly resort bernama HamuEco Dive Resort yang bikin impian ke Raja Ampat jadi makin dekat. HamuEco Dive Resort bukan hanya menawarkan penginapan yang friendly budget buat para pemimpi seperti saya, tapi juga fasilitas yang nyaman dan paket trip hemat untuk melihat indahnya Raja Ampat dari dekat.

Ini dia empat alasan kenapa kamu harus (mulai menabung, cari tiket PP ke dan dari Sorong, dan booking liburanmu) di HamuEco Dive Resort Raja Ampat!

1. Eco-friendly Resort: Hidup Bijak di Tengah Alam yang Indah

image

Saya yakin, kita semua pasti tahu, betapa Negeri kita ini diberkahi alam yang subur, makmur, cantik, kaya! Kita juga pasti mengerti, bahwa apa yang Indonesia punya ini, akan ada terus keberlangsungannya, jika kita bukan hanya bisa menikmati, tapi harus menjaganya. Ini alasan utama kenapa kamu harus mencoba hidup bijak di tengah alam yang indah, seperti menginap di HamuEco Dive Resort yang mengusung Eco-friendly resort demi kelestarian alam Raja Ampat, Papua Barat, Indonesia.

image

Terletak di Waisai, Pulau Waigeo (salah satu dari empat gugusan pulau besar di Raja Ampat selain Misool, Batanta, dan Salawati), HamuEco Dive Resort berdiri dengan empat bangunan utama di atas perairan kawasan Pantai Saleo yang semua bahan utama bangunan terbuat dari kayu dan atap daun Sagu. Belakangan saya pun tahu, desain seperti ini menjadikan ruangan tetap adem, karena fentilasi udara juga dipikirkan agar tidak merasa pengap dalam setiap kamar.

image
image
image
image

Ada satu bangunan restoran dan tiga bangunan yang merupakan enam kamar laut untuk tamu (eco lodges), di mana setiap kamar dapat dihuni maksimal tiga orang dengan dua ranjang (twin bed atau king size bed) dan extra bed. Tiap-tiap kamar tidak dipasangi AC (Air Conditioner), tidak terdapat kamar mandi di dalamnya, dan listrik pada resort ini hanya hidup pukul 6 sore sampai 12 malam.

Pembatasan penggunaan listrik tentu baik untuk lingkungan, percaya, kita tidak akan kekurangan apapun tanpa listrik di siang hari saat kita pergi trip dan malam hari saat kita tidur. Air pada kamar mandi yang terpisah dari kamar tidur sudah diisi penuh sehingga kita tetap bisa menggunakan air, yang tentu saja harus tetap dimanfaatkan dengan sebijak mungkin.

image
image
image
image

Kamar mandi di area darat terhubung oleh jembatan kayu dari tiap kamar, terasa bersih, nyaman dengan fasilitas shower, closet duduk, dan luas area mandi yang cukup untuk bergerak menjadikan saya sangat mempertimbangkan kebaikan yang ingin diusung resort ini: mengusahakan air buangan mandi, cuci maupun kakus tidak jatuh ke laut melainkan pada penampungan di area darat resort.

Segala keterbatasan justru jadi kelebihan. Misalnya, berbincang dengan teman trip atau para staff saat baterai gadget habis sambil menunggu listrik hidup kembali. Harus keluar berjalan di dermaga kayu untuk ke kamar mandi, sambil melihat ikan-ikan kecil berenang dalam air yang jernih bersih, atau saat malam gelap gulita, jadikan ke kamar mandi sebagai kesempatan terbangun dari tidur dan menikmati bulan berukuran besar atau ribuan bintang bertebaran dengan sempurna di langit tanpa polusi cahaya.

2. Dua Best View Sekaligus: Sunrise dan Sunset!

image

Kalau ditanya mana view paling bagus di Raja Ampat, saat matahari terbit atau tenggelam, saya terpukau dengan keduanya. Beruntungnya, jika menginap di HamuEco Dive Resort kita bisa mendapati sunrise dan sunset sekaligus hanya dari spot-spot di kawasan resort, bahkan dari tiap-tiap kamar!

image
image

Melihat matahari terbit di sebelah kiri kita saat keluar kamar, sambil berjalan di atas jetty panjang yang membawa kita (benar-benar)seperti ke dermaga di tengah lautan, yang merupakan akses laut untuk masuk ke kawasan resort ini. Rasanya cantik sekali melihat langit dan proyeksinya di perairan yang tenang berwarna merah muda, kemudian menguning sampai akhirnya hari terang dan terlihat awan. Bangunlah sekitar pukul 5 sampai 6 WIT dan nikmati sensasi matahari terbit sambil diselimuti segarnya udara pagi dan kicauan burung-burung dari arah hutan belakang resort.

image
image
image
image

Saat menjelang siang, ketinggian air dan warnanya akan berubah-ubah. Bisa saja di bawah resort hanya terlihat pasir tanpa air laut, abu-abu seperti semen, tapi makin siang air makin naik, hampir tengah hari air bisa sudah tinggi dan berwara hijau tosca cantik sekali. Ikan-ikan kecil akan bergerombol, berenang, seperti menari kesana-kemari. Kadang juga terlihat hewan laut lainnya, seperti jenis ikan warna-warni atau berukuran lebih besar, bintang laut dan koral dan terumbu karang yang bersinar terkena cahaya matahari.

image
image
image
image

Jika hampir senja, awan biasanya jadi makin tebal-tebal, lalu perlahan terpencar karena sinar matahari oranye menembus gumpalan awan dan menjadikan langit berwarna kuning, kemudian merah muda, ungu, dan makin lama, makin gelap menghitam. Sunset di HamuEco Dive Resort bisa dinikmati dari beranda tiap-tiap kamar dengan fasilitas hammock besar, atau sambil duduk-duduk di bean bag pada dermaga, atau juga bisa dari depan bangunan restoran sambil tiduran di jaring laba-laba dengan bantal-bantal empuknya.

3. Open Trip Hemat ke Objek Wisata Raja Ampat

image

Kenapa harus hemat? Karena traveling ke Raja Ampat harus pintar mengatur agar tidak terkaget-kaget over budget! Karena bahan bakar mahal, maka kapal atau speed boat yang menjadi transportasi utama dari pulau ke pulau di Raja Ampat sebaiknya diisi sesuai jumlah kapasitas penumpang dengan tujuan yang sama. Maka, ikut open trip dengan tamu lain di HamuEco Dive Resort ke objek wisata seperti Piaynemo atau Wayag adalah pilihan cermat agar bisa berkeliling di Raja Ampat!

image

HamuEco Dive Resort memberikan harga paket Open Trip yang sudah termasuk penginapan, semua fasilitas resort, makan dan transportasi trip sesuai itinerary selama di Raja Ampat. Kunjungi saja media sosial HamuEco Dive Resort, seperti Instagram dan Facebook Page juga website resmi HamuEco Dive Resort untuk info tanggal dan harga.

image
image

Saya berkesempatan ikut open trip ke Wayag bersama 15 tamu lain, termasuk staff dan awak kapal. Trip satu hari penuh, dengan lama perjalanan sekitar enam jam dengan speed boat besar, dan sekitar satu-dua jam untuk naik turun trekking bebatuan kasrt khas Wayag jadi perjalanan melihat keindahan Raja Ampat yang tidak terlupakan.

image
image

Selain itu, saya mengikuti trip ke Pasir Timbul Mansuar, ke Desa wisata, seperti Arborek dan snorkeling di beberapa titik, seperti Manta Point, Yenbuba, Friwen Bonday dengan view bawah laut yang cantik. 

image
image
image

Saya juga sempat ikut trekking untuk melihat Burung Cendrawasih di Desa Saporkren dan berkunjung ke desanya yang cantik.

image
image

Selama open trip, akan ada pemandu baik di darat maupun saat di bawah air, tamu pun akan mendapat kotak makan siang yang praktis untuk disantap di tengah perjalanan, air minum (air mineral, teh dan kopi), juga tentunya standar keselamatan dan penjagaan dari staff dan awak kapal. Tapi yang terpenting, jaga dan bertanggung jawablah pada dirimu sendiri selama traveling ya!

4. Staff yang Helpful dan Ramah: Seperti Berada di Rumah

image

Rupanya ini yang bikin betah. Meski faktanya sedang berada jauh dari rumah dan kota asal, dan sedang bertandang ke wilayah orang, saya merasa seperti di rumah sendiri karena berinteraksi dengan staff HamuEco Dive Resort yang ramah dan hangat sejak menyambut saya di hari kedatangan.

Semangat kerja yang bukan hanya semata-mata ingin membuat tamu senang terasa betul saat saya melihat senyum sumringah mereka sambil mengerjakan tugasnya masing-masing. Berada di tengah alam yang sama, hidup sambil menikmati keindahan yang Indonesia sajikan untuk kita semua, sama-sama warga Negara Indonesia yang bangga bisa memilikinya.

image

“Bagaimana, menurut kamu Indonesia?” tanya saya pada salah satu staff HamuEco Dive Resort bernama Darwis, saat sedang berlayar di tengah laut Raja Ampat.

“Bagus, Kak. Untung saya lahir di Indonesia, bukan di negara lain,” jawabnya polos tapi tulus, matanya terlihat tanpa batas memandangai lautan luas di hadapan kami.

Ya, siapapun pasti jatuh cinta dengan Negeri ini, dan saya pun merasa beruntung bisa berada di HamuEco Dive Resort Raja Ampat. Saya menemui rumah baru di bagian Indonesia lainnya, bersama teman-teman dan keluarga yang hangat dan ramah, yang juga sama-sama makin cinta dengan tanah air Indonesia.

Happy smart traveling*!

Ditunggu di HamuEco Dive Resort Raja Ampat, ya!

Foto-foto oleh: Ananda Rasulia, Hartadi Putro (@kopertraveler.id), Ashari Yuda (@catatanbackpacker), Erlangga Pragolo (@travellerculun), Irfan (@ifan_hamu_eco).

Traveler’s Note:

Musim terbaik ke Raja Ampat

Oktober, November, Desember, Januari, Februari, Agustus, September

Cara Menuju HamuEco Dive Resort Raja Ampat

Penerbangan ke Sorong, Papua Barat (PP Jakarta-Sorong-Jakarta: Garuda Indonesia kisaran Rp 4juta – Rp 6juta, Sriwijaya kisaran Rp 4juta, NAM Air kisaran Rp 3juta – Rp 4juta).

Mobil dari Bandara Dominique Edward Osok Sorong ke Pelabuhan Sorong (kisaran Rp 150ribu – Rp 200ribu)

Kapal Cepat Sorong – Waisai (Kelas Ekonomi Rp 130ribu, VIP Rp 220ribu)

Pelabuhan Waisai ke HamuEco Dive Resort dijemput speedboat dari resort

Kontak HamuEco Dive Resort

Pantai Saleo, Waigeo

Raja Ampat, Papua Barat

Indonesia

Telp. +6213-92500-242

Email: [email protected]

Website: www.hamueco.com

Instagram: @hamuecorajaampat

Facebook Page: Hamueco Raja Ampat

*smart-traveling is doing travel with full responsibility for everything you do to nature, local people, culture, and yourself during the trip.

Leave a Reply