Sensasi Berendam Air Panas di Kintamani

Yep. Bali is not always about the beach! Ada gunung, danau, air terjun, dan yang satu ini nggak kalah seru: berendam air pans di hotspring alami di Kintamani!

Ide ‘menjelajah’ pemandian air panas tercetus di pikiran saya saat saya sedang menetap di Bali tahun lalu dan sedang tidak enak badan. Saya yang biasa jalan-jalan setiap akhir pekan selama tinggal di Pulau Dewata, rasanya nggak mau kehilangan satu weekend-pun hanya untuk berdiam diri di kosan. Cuaca Bali saat itu juga sebenarnya sedang musim hujan dan dingin. Pergi ke pantai jelas tidak cocok untuk cuaca dan kondisi saya.

Lalu saya menelusur di internet, objek wisata apa yang kira-kira cocok dan belum saya sambangi. Akhirnya saya menemukan ide berendam di pemandian air panas, yang ternyata lokasinya jauh ke arah dataran tinggi Kintamani, Bali Timur. Saya pun mengunjunginya bersama teman-teman perantauan saya selama di Bali sekitar awal tahun 2015 lalu, dan kali ini saya kembali lagi bersama keluarga saya pada awal tahun 2016 ini.

Ada beberapa pilihan objek pemandian air panas yang mengusung natural hotspring ini. Saya merekomendasikan Toya Devasya, dengan harga tiket masuk IDR60,000 untuk berenang/berendam di kolam air panas yang bersih dan menghadap ke pengunungan dan danau Batur dan kita pun mendapat welcome drink dan pinjaman handuk besar.

Ada saung-saung yang free untuk ditempati di sekitar kolam. Ada dua jenis kolam, yaitu kolam renang biasa tanpa view dengan kedalaman sekitar 1,5-2 meter dan kolam yang dekat dengan danau dengan view cantik danau dan pegunungan, terdapat pancuran air yang lebih panas, dan juga terdapat kolam anak-anak di sekitarnya.

Berendam dan berenang sekitar satu sampai dua jam saja rasanya sudah cukup menyegarkan. Selain rasa air hangat yang bisa lebih memanjakan tubuh, pemandangan hotspring ini memang tidak biasa. Air danau yang dingin berbeda dengan air hangat pada kolam yang ternyata dialirkan dengan pipa-pipa dari atas gunung.

Cara menuju Toya Devasya adalah dengan jalur darat (disarankan mobil), dari area Kuta – Seminyak adalah sekitar 3 jam, atau dari area Sanur sekitar 2 jam menuju ke arah Gunung Batur. Saat memasuki area KIntamani akan dimintai uang masuk sekitar Rp 10.000-Rp15.000/orang. Arah ke natural hotspring ini sejalan dengan ke arah Desa Trunyan, namun nanti akan menemui pecahan ke kiri, dimana menuju ke kanan adalah menuju Desa Trunyan.

This is worth to try, and happy smart traveling*!

*smart-traveling is doing travel with full responsibility for everything you do to nature, local people, culture, and yourself during the trip.

Leave a Reply