Hidden Beauty Lovina: Enjoy Both Sunrise and Sunset!

Siapa yang tidak suka paket lengkap? Bayangkan  bisa menikmati matahari terbit dan terbenam di satu area cantik bernama Lovina. Sempurna!

Saat mendapat undangan Fam Trip bersama teman-teman bloggers Jakarta, Bandung, dan Bali dari Kementrian Pariwisata Republik Indonesia untuk menghadiri Lovina Festival (9-13 September 2016) lalu, saya langsung senang.

Jelas saja! Lovina adalah salah satu destinasi cantik di Bali yang paling saya suka. Maklum, saya bukan tipikal pejalan yang suka keramaian, hingar bingar, atau objek yang terlalu mainstream didatangi pengunjung. Saya yang pernah tinggal dan bekerja di Bali selama lima bulan tahun 2015 silam, memang sudah menjelajah Bali Selatan, Barat, Timur sampai juga Bali Utara dimana Lovina berada. Jadi, kembali ke Lovina adalah hal yang menyenangkan bagi saya dan senang juga jika bisa saya bagikan sebagai info atau inspirasi perjalanan teman-teman yang ingin ke Bali untuk liburan.

Pada tulisan saya sebelumnya, saya merangkum Lovina Festival 2016 yang menjadi misi utama perjalanan kami kemarin. Festival pertama yang digelar di kawasan Buleleng, Bali Utara ini memang ditujukan untuk mengangkat pariwisata Bali Utara yang tidak kalah cantiknya dengan area di Bali lainnya. Saya juga sudah menulis rekomendasi itinerary 3 hari 2 malam, sebagai waktu yang pas untuk menikmati Lovina dan objek wisata sekitarnya di area Bali Utara.

Saya pribadi jatuh cinta pertama kali pada Lovina karena mencicipi tur lumba-lumba atau Dolphin Tour sambil menikmati matahari terbit dari atas jukung kayu bersama teman-teman 2015 lalu. Kembali lagi kesini dan meliput festival juga mengenal lebih dalam tentang Lovina tentunya menambah kecintaan saya pada daerah ini.

Tadinya saya hanya tahu Lovina begitu cantik saat sunrise atau matahri terbit, dimana areanya dikelilingi bukit sehingga seolah matahari muncul dari bukit arah pantai yang kita tinggalkan saat menaiki jukung menuju laut. Warna matahari terbit ungu, biru, oranye, bahkan merah muda yang lama kelamaan menjadi terang saat matahri sudah mulai naik bulat-bulat. Cantik sekali.

Kini saya tambah tahu, bahwa matahari terbenam di Lovina juga sangat indah. Kapal-kapal nelayan pulang berbarengan ke arah pantai, warna langit hampir mirip dengan warna langit pagi hari saat matahari terbit. Langit jadi didominasi warna ungu, biru, dan merah muda. Ini salah satu senja paling sempurna yang pernah saya lihat di Indonesia.

Yuk, ke Lovina sekarang!

Happy smart traveling* everyone!

Travelmulu’s note:

Tulisan ini saya buat setelah mengikuti rangkaian Fam Trip Lovina Festival 2016 bersama bloggers Jakarta, Bandung dan Bali undangan Kementrian Pariwisata Republik Indonesia 9-13 September 2106.

Read more:

5 Alasan Mengunjungi Lovina Festival 2016

Hidden Beauty Lovina: Enjoy Both Sunrise and Sunset!

Recommendation: 3 Days 2 Nights Itinerary to Lovina

Brahma Vihara Arama: Belajar Sejarah Agama Budha di Vihara Indah nan Instagrammable!

One Day Trip Nusa Penida: Kurang Puas!

*smart-traveling is doing travel with full responsibility for everything you do to nature, local people, culture, and yourself during the trip.

Leave a Reply