Brahma Vihara Arama: Belajar Sejarah Agama Buddha di Vihara Indah nan Instagrammable!

Mungkin mengunjungi tempat ibadah belum tentu masuk ke daftar destinasi yang ingin kamu kunjungi saat liburan. Tapi kalau ke Bali, yang ini jangan kamu lewatkan!

Namanya Brahma Vihara Arama, tapi belakangan jadi terkenal dengan sebutan Vihara Miniatur Borobudur. Iya, soalnya memang ada miniatur Candi Borobudur yang super populer itu di area vihara ini.

Tempat ibadah umat Buddha ini terletak 19 km arah barat Singaraja, 2 km ke selatan dari Jalan Raya Singaraja, atau 11 km dari Lovina. Betul sekali, destinasi ini bisa jadi salah satu yang bisa kamu kunjungi saat melakukan trip ke Lovina, yang rekomendasi itinerary 3D2N-nya bisa kamu baca di sini.

Nama Brahma Vihara Arama ternyata berarti suatu tempat untuk melatih diri, menempa perilaku luhur dan terpuji. Tidak heran vihara ini merupakan pusat meditasi umat Buddha terbesar di Bali dan menjadi salah satu tempat paling sering dikunjungi di Bali Utara oleh para wisatawan karena beberapa alasan:

1. Lokasinya berada di perbukitan dengan pemandangan Laut Bali Utara yang indah. Kontur areanya naik turun sehingga bisa melihat beragam view. Apalagi adanya miniatur Candi Borobudur dengan latar perbukitan dan gunung yang memukau.

2. Bangunannya masih sangat terjaga, bersih, rapi dan terbagi menjadi beberapa area berundak dengan tangga-tangga sebagai aksesnya sehingga pengunjung bisa menjelajah setiap spotnya yang menarik untuk diamati dan boleh didokumentasikan.

3. Selain view alamnya yang indah, warna warni bangunan-bangunan di area vihara ini sangat cantik dan instagrammable banget, lho! Kita diperbolehkan berfoto asal harus tetap menjaga sikap, kesopanan, karena ini adalah tempat ibadah yang masih aktif digunakan.

Spot-spot cantik dan menarik adalah anak-anak tangga yang bertuliskan ajaran-ajaran kebaikan yang bisa menjadi ‘quotes’ hidup dan inspirasi. Juga patung Buddha di bawah pohon-pohon rindang yang cantik terlihat saat sinar matahari masuk melalui celah-celah dedaunan. Warna warni bangunan utama dan jangan lupa area lapangan dimana miniatur Borobudur berdiri.

Sekali lagi, ingat untuk tetap menjaga perilaku ya selama berkunjung ke tempat ibadah. Tunjukkan sikap menghargai, menghormati dan toleransi, dan petik pelajaran dari sejarah untuk bisa dibagikan sebagai hal positif dari sebuah perjalanan. 

Selamat menikmati Lovina dan Bali Utara. Happy smart traveling*!

Foto-foto telah diedit dengan aplikasi Foodie dengan beragam filter yang cocok untuk Instagram post.

Travelmulu’s note:

Tulisan ini saya buat setelah mengikuti rangkaian Fam Trip Lovina Festival 2016 bersama bloggers Jakarta, Bandung dan Bali undangan Kementrian Pariwisata Republik Indonesia 9-13 September 2106.

Read more:

5 Alasan Mengunjungi Lovina Festival 2016

Hidden Beauty Lovina: Enjoy Both Sunrise and Sunset!

Recommendation: 3 Days 2 Nights Itinerary to Lovina

One Day Trip Nusa Penida: Kurang Puas!

*smart-traveling is doing travel with full responsibility for everything you do to nature, local people, culture, and yourself during the trip.

Leave a Reply