Serunya Menjelajah Bandara Instagrammable, Changi Airport!

Jatuh cinta bisa di mana saja, kapan saja! Itulah yang saya rasakan saat mendarat beberapa tahun lalu di Changi Airport, Singapura. Rupanya, perasaan itu tidak memudar, justru bertambah kuat saat saya kembali lagi kemarin dan mendarat di Changi Airport Terminal 4, terminal terbarunya.

Kembali ke Singapura selalu menyenangkan, karena memang selalu ada saja yang ditawarkan Singapura akan sebuah destinasi wisata. Tentunya dengan fasilitas pendukungnya yang menurut traveler seperti saya sangat penting bagi sebuah kota atau negara; bandara.

Ke Singapura itu baru mendarat saja sudah bahagia. Soalnya, Changi Airport adalah bandara kelas dunia yang super nyaman dan bikin betah lama-lama. Iya! Di bandara ini enak banget berlama-lama! Seperti saat saya berkunjung lagi ke Singapura untuk ke empat kalinya kemarin (Jumat, 2 Februari 2018). Saya dan suami mendarat di terminal terbaru Changi Airport yaitu, Terminal 4.

Siapa yang tidak jatuh cinta pada pandangan pertama pada Changi Airport? Foto: @andiyaniachmad

Kesan pertama tentang Changi Airport adalah sebuah bandara megah, bersih, dan nyaman yang menjadi bandara impian untuk setiap traveler seperti saya. Banyak banget spot-spot yang sangat instagrammable di setiap sudutnya, bonus buat saya! Saya berkeliling Terminal 4 yang baru saja resmi beroperasi pada 31 Oktober 2017. Banyak karya seniman berupa instalasi dengan nilai seni dan filosofi yang bukan hanya terlihat artsy, tapi juga keren banget untuk difoto dan di post di social media!

Motif petal yang menghiasi semua detil area di T4. Foto: @jengnanda

Saya pun jadi penasaran, apa saja sih, konsep seni yang diusung di terminal ini. Ternyata yang pertama terasa mulai dari area kedatangan adalah motif petal Anggrek (kelopak mahkota bunga) yang mendominasi di berbagai area, mulai dari karpet sampai bagian atap ruangan.

Instalasi Petalclouds yang unik dan menarik banyak mata. Foto: @jengannda

Mungkin yang paling besar ukurannya adalah Petalclouds yang dapat dilihat transit atau area umum, sebuah kreasi kinetik karya Olafur Arnalds yang jumlahnya ada enam buah tergantung di area Central Galeria T4.

Karya lainnya yang menarik perhatian saya adalah Les Oiseaux (The Birds) di area umum, tepatnya di depan Departure Hall. Instalasi dari kabel dan baja berupa tiga ekor burung cantik karya seniman Perancis Cedric Le Borgne.

Banyak pengunjung menyempatkan berfoto ketika melewati instalasi. Foto: @jengnanda

Tiga ekor burung ini rupanya menyimbolkan hubungan antara bumi dan langit, antara realita dan impian, dan mencerminkan kisah kehidupan sehari-hari. Wiih!

Instalasi dan karya seni lainnya menyebar ke seluruh area T4 lainnya, seperti The Boulevard of Trees atau sekitar 160 pohon Ficus hidup yang menyegarkan sepanjang koridor boarding.

Pohon hidup yang menyejukkan. Foto: @kopertraveler.id

Petugas menyirami tanaman hidup di Changi Airport. Foto: @jengnanda

Kabar baiknya memang, Changi Airport menanam sebanyak lebih dari 340 spesies dan berjumlah sekitar 582.000 tanaman hidup di dalam area bandara! Nggak heran, sering terlihat para petugas menyiram dan merawat tanaman-tanaman tersebut!

Novelty Seats untuk pengunjung membaca buku. Foto: @kopertraveler.id

Heritage Zone, dimana dinding bergambar bangunan kuno bergaya Peranakan itu bisa bergerak, bercerita sendiri. Foto: @kopertraveler.id

Jangan lupa sempatkan berbelanja! Foto: @kopertraveler.id

Pada area transit, juga tersebar instalasi unik seperti Novelty Seats untuk duduk-duduk membaca buku, Heritage Zone dimana berderet fasad rumah lama bergaya Peranakan dan gerai makanan dan minuman, juga tidak ketinggalan area Taste Singapore dan Discover Singapore untuk membeli oleh-oleh.  Juga DFS dan Shilla Duty Free yang bebas pajak.

Kios check in dan Gerbang Imigrasi otomatis. Canggih! Foto: @jengnanda

Selain artsy, tentunya fasilitas-fasilitas di T4 dan di seluruh Changi Airport juga sudah semakin mumpuni, alias makin canggih! Seperti kios check in otomatis di area Departure Hall dan Gerbang Imigrasi Otomatis yang dilengkapi pengenalan biometrik wajah penumpang dan sidik jari yang dicocokan dengan paspor pemiliknya. Makin mudah dan efisien, kan?

Setelah puas menjelajah T4 yang masih fresh, sayapun menyempatkan mengunjungi beberapa spot di area T2 dan T3. Saya lalu melihat instalasi di public area T3 bernama Daisy. 

Berfoto dulu di instalasi bernama Daisy ini! Foto: @jengnanda

Dengan tinggi hampir 13 meter, karya Christian Moeller ini ternyata bentuk baling-baling seperti bunga, yang menggambarkan kekayaan tropis flora Singapura. Lucunya, Daisy berputar dan bergerak dengan tak tentu, karena mengikuti sensor gerakan pengunjung.

Kalau ini berpose dengan travelmate saya: @kopertraveler.id. Foto: @jengnanda

Spot menarik lainnya adalah Floral Inspiration karya Han Sai Por, yang ceritanya adalah simbol taman kota Singapura yang tumbuh dan berkembang. Bentuknya seperti biji polong dan permukaannya bergelombang menggambarkan tekstur naturalistik dari oragnisme botani. Sayapun melanjutkan menaiki Skytrain ke Terminal 2 untuk membeli aneka cokelat di The Chocolatier!

Belanja cokelat dulu ah, mumpung ke Singapura! Foto: @jengnanda

Wah, rasanya puas banget menjelajah Changi Airport. Tidak terasa sudah sepanjang sore saya menghabiskan waktu di bandara ini. Saya bukan hanya sudah foto-foto, tapi juga sudah membeli semua kebutuhan trip saya selama di Singapore, seperti ke Money Changer, membeli SIM Card untuk handphone, membeli kartu MRT, sampai makan-makanan khas Singapura dong!


Kontes Foto #ChangiDiHati berhadiah ke Korea!

Nah, kalau diperhatikan beberapa pose saya pada spot-spot instagrammable Changi Aiport berupa gestur atau gaya berbentuk hati, kan? Iya, karena saya ingin memberi contoh pose-pose untuk ikutan campaign #ChangiDiHati.

Tunjukkan bagaimana Changi Airport selalu di hati kamu dengan mengunggah foto diri saat bergaya dengan gesture atau stiker hati. Menangkan tiket pesawat pulang-pergi dari Indonesia ke Korea via Changi Airport!

Info lengkap dan ayo submit foto kamu sekarang ke bit.ly/changidihati-jn

Happy smart traveling* to Singapore!

*smart-traveling is doing travel with full responsibility for everything you do to nature, local people, culture, and yourself during the trip.

4 Comments Add yours

  1. Bena says:

    Kak nanda …
    ku ilang fokus karena gambar-gambarnya kak nanda bagus-bagus …

    1. Benaaaa… bisa aja kamoooh! Maaci ya sis, kamu juga kece kok. Luv luv (kirim stiker luv yang banyak) Hehe~

  2. Raisa says:

    Aku sejak pertama main ke changi dulu dan sekarNg tetap sama sama bikin ajtuh cinta kak. Arsitekturnya, pelayanannya, dan fasilitasnya yang super wah.

    Baru aja landing dari changi, dan makin mupeng nengok terminal 4 nya yang super otomatis semua. Salut!

    1. Iya, Raisa. Kece ya. Paling kece sih bagian-bagian yang biasanya dijaga orang jadi otomatis dijaga mesin. Canggih!

Leave a Reply